Kabag Umum Deprov Diduga Dekati Sekwan ‘Rebut’ Posisi Karo Umum

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRD Maluku Utara, Zulkifli Bian.

Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRD Maluku Utara, Zulkifli Bian.

TERNATE, Teluknews – Gubernur Sherly Tjoanda Laos dan Wagub Sarbin Sehe disarankan agar mewaspadai manuver ASN yang berupaya merebut posisi strategis di lingkungan Pemprov Maluku Utara.

Salah satu yang mengemuka adalah Zulkifli Bian, Kepala Bagian Umum DPRD Maluku Utara. Ia diwacanakan bakal merebut jabatan Kepala Biro Umum Setda Pemprov Maluku Utara.

Zulkifli diisukan tengah membangun komunikasi dengan Sekretaris DPRD Maluku Utara Abubakar Abdulllah. Menurut informasi, Zulkifli melakukan pendekatan dengan bekas Penjabat Sekda Maluku Utara dalam rangka memuluskan kepentingannya.

Wacana manuver Zulkifli dari Kepala Bagian Umum DPRD Maluku Utara menuju Kepala Biro Umum Setda Pemprov Maluku Utara pertama kali mencuat paska Sherly-Sarbin dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur pada 20 Februari 2025 lalu.

Praktisi Hukum Agus Salim R. Tampilang mengatakan wacana seperti sering muncul dalam birokrasi. Kelompok-kelompok pejabat yang muncul ini saling mendukung untuk memperoleh posisi strategis.

Mereka biasanya membentuk aliansi berdasarkan kesamaan latar belakang, seperti pendidikan, almamater, atau hubungan pribadi yang telah terjalin lama.

Agus menilai, praktik semacam ini dapat memicu persaingan tidak sehat dan dapat menghambat jalannya pemerintahan.

Baca Juga :  Plh Sekprov Maluku Utara Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ 2024

“Ini yang kita, terutama publik hawatirkan. Secara emosional, kedekatan Zulkifli dan Sekwan Abubakar bukan lagi rahasia umum. Mungkin saja dengan background Sekwan Abubakar bisa mengawal kepentingan Kabag Umum Zulkifli. Ibu Gubernur Sherly perlu waspadai cara-cara seperti ini,” ujar Agus saat dimintai tanggapan, Selasa, 20/5.

Menurut Agus, indikasi munculnya wacana manuver Kepala Bagian Umum DPRD Maluku Utara Zulkifli Bian, boleh dibilang menjadi boomerang bagi Sekwan Abubakar Abdullah yang dikaitkan dalam masalah ini.

Abubakar Abdullah akan disebut-sebut sebagai biang kerok dan tidak mendukung sistem meritokrasi yang digaungkan Gubernur Sherly apabila wacana dimaksud terwujud.

“Sudah pasti akan ada opini miring kepada Sekwan Maluku Utara bila mana subjek yang diduga itu menduduki Karo Umum Setda Pemprov Maluku Utara. Saran saya sekwan fokus saja, tara perlu campur sana-sini, terutama soal jabatan oknum tertentu,” sambungnya.

Ikuti Prosedur

Agus menuturkan, jabatan Kepala Biro (Karo) Umum Setda Pemprov Maluku Utara boleh dijabat siapa saja. Namun bagi Agus, harus dilakukan seleksi sesuai prosedur tanpa pratik licik.

Baca Juga :  Kemendagri Perintahkan Yasin Ali Kembalikan Samsuddin dan 3 Kepala OPD

Agus menambahkan, menurut informasi yang didengar, selain berkomunikasi intens dengan Sekwan Abubakar Abdullah, Zulkifli dikabarkan membangun pendekatan dengan partai koalisi Sherly-Sarbin dan beberapa anggota dewan partai koalisi.

Sapa (siapa) saja boleh, tapi harus sesuai jalur. Jang (jangan) ulangi masalah-masalah lama yang selama ini dipratikkan. Harus belajar dari gubernur sebelumnya,” terangnya.

Agus menyarankan agar Kepala Bagian Umum DPRD Maluku Utara Zulkifli Bian menghentikan manuver-manuvernya dalam merebut jabatan yang diinginkan itu.

“Kalau mau pemerintahan bersih dan transparan sesuai tagline Gubernur Sherly, cara-cara macam ini boleh sudah, setop sudah,” tandasnya.

Sekretaris DPRD Maluku Utara Abubakar Abdullah dikonfirmasi belum bersambut. Pesan whatsapp yang masuk di ponselnya tidak direspon sampai berita ini dipublis.

Zulkifli Bian membantah kalau melakukan manuver di posisi Karo Umum Setda Pemprov Maluku Utara. Bekas Ketua KNPI Kota Ternate ini mengatakan, tidak sama sekali melakukan hal-hal apapun, termasuk yang wacana diisukan.

“Dugaaan ini tidak benar, malah saya baru tahu cerita dugaaan ini dari jurnalis yang mengonfrmasi,” ucapnya. **

 

Berita Terkait

Bupati Sula Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI
Gudang Bulog dengan Kapsitas 1000 Ton Bakal Dibangun di Kepulauan Sula, Asisten II: Bulan Depan Bupati Lakukan Penandatanganan dengan Presiden
Bupati Kepulauan Sula Hadiri Kunjungan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni di Ternate
Siswi SMA di Halmahera Utara Tutup Usia, Haji Robert Tanggung Biaya Perawatan Hingga Pemulangan
PDPM Halbar Audiensi Dengan Polres Bahas Program Ketahanan Pangan Tanam Jagung
Pemerintah JUJUR Kembali Berangkatkan 25 Jemaah Umroh
Pertimbangkan Nasip P3K, Yoram Uang Minta Pemda Halbar Segera Ajukan Kuota Paru Waktu
Astaga, Oknum PNS Kemenag Halbar Diduga Selingkuh Dengan Suami Orang

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 08:59 WIB

Suku Sahu Tegaskan Hak Ulayat dan Identitas Adat Lewat Sosialisasi Dola Siwor

Jumat, 28 November 2025 - 19:43 WIB

Lewat Jalur Darat, Bupati Tinjau Proyek Jalan Kaputusan-Indari

Jumat, 28 November 2025 - 16:15 WIB

Warga Kawasi Nilai Narasi WALHI Malut Merendahkan Martabat Mereka

Kamis, 27 November 2025 - 10:37 WIB

Ismail H. Buamona Terpilih Pimpin DPD KNPI Halmahera Barat

Selasa, 25 November 2025 - 20:10 WIB

Sekum PP GMKI Terima Gelar Adat Suku Sahu Usai Melantik BPC Jailolo

Selasa, 25 November 2025 - 11:28 WIB

Skandal Pungli di Pasar Jailolo Terkuak, Pedagang Dibebani Tarif Ilegal

Senin, 24 November 2025 - 21:23 WIB

1.000 Personil TNI Mulai Tempati Bataliyon TP 867/Satria Manggasa Halsel

Senin, 24 November 2025 - 09:24 WIB

Peringati Hari Guru Nasional, Tiga Guru di Halsel Dapat Hadiah Umroh Gratis Dari Pemkab

Berita Terbaru

Ketua DPD II KNPI Halmahera Barat terpilih Ismail H. Buamona. (Yadi)

Daerah

Ismail H. Buamona Terpilih Pimpin DPD KNPI Halmahera Barat

Kamis, 27 Nov 2025 - 10:37 WIB