Menu

Mode Gelap
Pemkab Halbar Keciprat Dana Transfer Rp768 Miliar Tekan Penyalagunaan Medsos, Diskominfo Halbar Gelar Sosialisasi Si Jago Mera Mengamuk, 5 Rumah Warga di Kepsul Hangus Terbakar Selundupkan 250 Botol Miras, ABK Kapal KM Rukun Abadi Diamankan Angota Polres Sula Wakili Bupati/Walikota Se-Malut, Fifian Sampaikan Komitemen Pertahankan Opini WTP

Advertorial · 15 Feb 2020 05:08 WIT ·

Dirjen KL Bakal Keluarka 283 Hak Paten Kebudayaan Halbar


 Bupati Danny saat melakukan pertemuan dengan Dirjen KL, Selasa (11/2) Perbesar

Bupati Danny saat melakukan pertemuan dengan Dirjen KL, Selasa (11/2)

JAKARTA,Teluknews.com – Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumaham) melalui Direktorat Jendral Kekayaan Intelktual (Dirjen KL) siap melakukan promosi kekayaan intelektual Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) ke Negara Swis pada Oktober mendatang.

Kekayaan intelektual halbar yang bakal dipromosikan oleh Dirjen KL itu, setelah Bupati Danny Missy yang di dampingi Wakil Ketua I DPRD Robinson Missy yang juga ketua suku sahu, Kadis DPMPTSP Syamsudin Senen dan Kadikbud Pilemon Piwu, menyerahkan dokumen hak kekayaan intelektual halbar kepada Dirjen KL Dr. Freddy Harris. ACCS, Selasa (11/2).

Menurut Bupati Danny, dokumen hak kekayaan intelektual halbar yang diserahkan kepada Dirjen KL itu, diantaranya, hak kekayaan intelektual komonal, hak cipta dan paten, hak kekayaan indikasi geografis dan bidang kebudayaan, pariwisata, pertanian dan perindagkop.

“Dokumen hak intelektual yang diserahkan itu, nantinya Dirjen KL mengeluarkan sertifikat hak milik Kabupaten Halbar,”ungkap Danny kepada wartawan, Selasa (11/2).

Ketua HKTI Malut ini menambahkan, hak kekayaan intelektual halbar, terdiri dari 10 objek kebudayaan dan didalmnya terdapat 283 sub objek kebudayaan yang nantinya jadi hak milik kekayaan halbar. 283 sub objek kebudayaan itu didalamnya ada tarian tradisional, kuliner halbar, 7 suku asli, serta rempah rempah dan rumah adat.

“Jika hak paten sudah dikeluarkan oleh Dirjen KL, maka daerah lain tidak bisa lagi mengklaim produk produk yang sudah menjadi hak milik halbar,”jelasnya.

Sementara Dirjen KL Dr. Freddy Harris. ACCS yang didampingi Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KL Dra. RR. Erni Widhyastari, Apt, M.Si dan Kepala Subdirektorat Pemberdayaan KL Dra. Erbita Dumada Riani Hutagalung M.ipl, mengaku, dari semua daerah yang ada di Indonesia, Halmahera Barat (Halbar) yang paling banyak menyampaikan hak kekayaan intelektual, sehingga Dirjen KL memastikan April mendatang sudah bisa menerbitkan sertifikat hak paten bagi 283 sub objek kekayaan intelektual.

“Jadi pada April mendatang, saya sendiri yang nantinya datang ke Halbar menyerahkan sertifikat hak paten 283 sub objek kekayaan intelektual,”ungkap Dirjen KL saat pertemuan bersama Bupati di ruang kerjanya, kemarin.

Dirjen menambahkan, selain menyerahkan sertifikat hak paten, dirinya juga meminta Pemkab Halbar untuk menyiapkan produk asli dari halbar, sehingga pada Oktober mendatang Dirjen KL melakukan promosi ke Negara Swis.

“Bahkan kita gandeng media online untuk dilakukan publikasi secara besar besaran, sehingga kekayaan intelektual halbar bisa mendunia,”pungkasnya. (red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur : Gerakan Literasi Harus Selalu di Kampanyekan

3 Oktober 2022 - 11:31 WIT

Berbagai Lomba Ramaikan Festival Literasi di Sofifi

2 Oktober 2022 - 10:58 WIT

Fokus Penataan Asset, BPKAD Gelar Sosialisasi dan Bimtek RKBMD

29 September 2022 - 20:53 WIT

Tingkatkan Sektor Pajak, BPKAD Gelar Pelatihan

27 September 2022 - 20:24 WIT

Perbaiki Pertanggujawaban Keuangan, BPKAD Gelar Bimtek

25 September 2022 - 20:12 WIT

Tampil Maksimal, DWP BPKAD Malut Juara Lomba Paduan Suara

8 September 2022 - 20:35 WIT

Trending di Advertorial