Keluyuran di Tempat Hiburan Malam, Sejumlah Kades Sering Terkena Razia

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana salah satu caffe di Kota Labuha.

Suasana salah satu caffe di Kota Labuha.

LABUHA,Teluknews.com – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), terpantau sering keluyurang di Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Labuha.

Para Kades ini sering kedapatan keluyuran di THM bersama Pemandu Lagu (LC) di beberapa tempat seperti di Caffe Bungalow 1 di Desa Marabose, Bungalow 2 dan Caffe Hoax di Desa Tomori. Para Kades tersebut sering terkena razia gabungan TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Halsel. Bahkan, ketika terkena razia, para kades bersama LC sudah dipengaruhi minuman keras (Miras) jenis Captikus dan Beer.

”Iya sangat sering para kades kedapatan mengkonsumis Miras bersama LC di dalam room caffe,”ungkap sejumlah anggota Satpol PP kepada wartawan di salah satu caffe, usai melakukan razia.

Baca Juga :  Pemprov Malut dan BSSN Kerjasama Wujudkan e-Sertifikat

Kelakukan para Kades yang sering terpantau di THM ini, tidak terlepas dari apa yang disampaikan mantan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Muhammad Kasuba (MK). MK saat menghadiri acara halal bi halal di Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan beberap waktu lalu, dihadapan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan masyarakat Kecamatan Bacan Timur Selatan menyampaikan, dirinya sering mendapat laporan jika para Kades datang di Kota Labuha melakukan pengurusan pencairan Dana Desa (DD) tidak langsung kembali ke Desa masing masing, namun para Kades menyewa kos kosan dan tinggal di labuha berbulan bulan.

Baca Juga :  PUPR Malut Tuntaskan Pekerjaan Ruas Jalan Pediwang Halut

“Saya sudah sampaikan kepada pak Bupati, jika kedapatan kades yang sering mabuk karena Miras, segera dinonaktifkan,”ucap MK saat itu.

Mantan Bupati Dua Periode ini menambahkan, Miras merupakan sumber dari semua masalah, jika pemimpin sudah menciptakan masalah dengan mengkonsumsi Miras, maka sudah pasti akan terjadi konflik. Jika seseorang sudah dipengaruhi Miras, maka otaknya akan jadi rusak dan berpikir untuk mencari perempuan di club malam.

”Di jaman saya Bupati saya buatkan Perda tentang larangan Miras, sehingga tidak diperjualbelikan secara bebas, karena Miras merupakan sumber masalah,”tegasnya. (red)

Berita Terkait

Pemkab Halsel Pertahankan Zona Hijau Indeks Pencegahan Korupsi dari KPK RI
APBD Halbar 2026 Disahkan Rp 830 Miliar, Belanja Modal Hanya 1,46 Persen
Disperindag Tinjau PT VPOL Tirta Sejahtera, Pastikan Produksi Air Layak Konsumsi
Wabup Djufri Ajak Warga Halbar Jaga Toleransi Jelang Natal
Pemda Halbar Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 663 Pelaku UMKM
Wakil Bupati Sula Jemput Dandim Kepulauan Sula yang Baru Letkol Inf Zulfani
Ucapkan Terima Kasih, Warga Tawabi Komitmen Antarkan Bassam Kasuba Bupati Dua Periode
Program Desa Terang Terwujut, Warga Kastim Sampaikan Terima Kasih ke Bassam-Helmi

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:24 WIB

Pemkab Halsel Pertahankan Zona Hijau Indeks Pencegahan Korupsi dari KPK RI

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:38 WIB

APBD Halbar 2026 Disahkan Rp 830 Miliar, Belanja Modal Hanya 1,46 Persen

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:45 WIB

Disperindag Tinjau PT VPOL Tirta Sejahtera, Pastikan Produksi Air Layak Konsumsi

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:14 WIB

Wabup Djufri Ajak Warga Halbar Jaga Toleransi Jelang Natal

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:46 WIB

Pemda Halbar Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 663 Pelaku UMKM

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:21 WIB

Ucapkan Terima Kasih, Warga Tawabi Komitmen Antarkan Bassam Kasuba Bupati Dua Periode

Kamis, 4 Desember 2025 - 05:07 WIB

Program Desa Terang Terwujut, Warga Kastim Sampaikan Terima Kasih ke Bassam-Helmi

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:02 WIB

Natal Keluarga RSUD Jailolo: Meri Popala Ingatkan Dedikasi dan Semangat Pelayanan

Berita Terbaru