Menu

Mode Gelap
Pemkab Halbar Keciprat Dana Transfer Rp768 Miliar Tekan Penyalagunaan Medsos, Diskominfo Halbar Gelar Sosialisasi Si Jago Mera Mengamuk, 5 Rumah Warga di Kepsul Hangus Terbakar Selundupkan 250 Botol Miras, ABK Kapal KM Rukun Abadi Diamankan Angota Polres Sula Wakili Bupati/Walikota Se-Malut, Fifian Sampaikan Komitemen Pertahankan Opini WTP

Daerah · 18 Mar 2022 16:03 WIT ·

Kepsek dan Guru di Loteng Halmahera Barat Siap-siap Terima Sanksi, Bupati Ancam Tak Bayar Tukin


 Bupati James Uang Perbesar

Bupati James Uang

JAILOLO,Teluknews.com – Nasib Kepala Sekolah (Kepsek) dan para guru yang malas melaksanakan tugas di Kecamatan Loloda Tengah (Loteng) Kabupaten Halmahera Barat, siap siap menerima sanksi.

Ini ditegaskan, bupati halmahera barat James Uang, setelah menerima informasi soal keluhan kades Tosomolo lewat media maupun disampaikan secara langsung kepada Bupati James.”Saya tidak segan segan memberikan sanksi kepada guru yang tidak melaksanakan tugas dengan baik di sekolah,”tegas James, dikonfirmasi Jumat (17/03/2022).

Politisi Partai Demokrat Halmahera Barat ini, terlihat serius menindaklanjuti laporan soal guru yang malas menjalankan tugas. Bahkan orang nomor satu di pemkab halbar ini langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) dan Kepala UPTD Dikbud, untuk segera menertibkan para guru yang lalai dalam tugas.

“Jika terbukti, saya pastikan hak hak keungan mereka (Guru, red) tidak akan dibayar, karena Kepsek dan Guru yang bertugas di Loteng diberikan tunjangan kinerja (tukin),”tegasnya.

Sementara Kadikbud Halmahera Barat, Ros Beri Uang dikonfirmasi terpisah mengaku, akan berkordinasi dengan pihak UPTD Loloda untuk mempertanyakan malasnya guru dalam melaksanakan tugas di Loteng. Menurut Ros, pada tanggal 9 Maret 2022 itu telah dilakukan pertemuan dengan 9 kepala UPTD di masing-masing Kecamatan termasuk Kecmatan Loteng dan pengawas sekolah binanan.

“Dalam pertemuan itu kami mengkroscek proses belajar mengajar di kecamatan loteng dan faktanya proses belaja mengajar berjalan baik sekalipun masih kekurangan tenaga guru,”katanya.
Ia menambahkan, Dikbud bakal mengundan Kades Tosomolo untuk meminta keterangan saol Kepsek dan guru yang lari dari tanggung jawab mengajar.

“Nah, nanti dalam minggu depan kami dari dinas mengundang kepala desa tosomolo untuk mempertanyakan soal guru-guru di desa tosomolo. Jika benar kepsek dan guru lari dari tanggung jawan maka kami akan berikan sangsi tegas,”cetusnya

Ros bilang, sesuai dengan program Bupati James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhamad untuk Halmahera Barat Cerdas, pihaknya berharap UPTD dan Kepsek berperan aktif untuk mensukseskan progam ini.

“Pada prinsipnya, kami dari dinas selalu berkordinasi dengan UPTD dan kepala sekolah untuk memerikan pendidikan yang layak di setiap sekolah dan mensukseskan program halmahera cerdas,”pungkasnya. (bur)

Artikel ini telah dibaca 344 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Upacara HUT PGRI di Kepsul Berlangsung Khidmat

25 November 2022 - 18:40 WIT

Gelar Raker, DPC Apdesi Halbar Bahas Pendampingan Hukum Para Kades

23 November 2022 - 19:18 WIT

Dapat Penghargaan dari Kemendes PDTT, Pemda Kepsul Tuai Apresiasi

18 November 2022 - 19:24 WIT

Alia Henaulu Terpilih Nahkodai Srikandi PP Kepsul

18 November 2022 - 16:46 WIT

Terima Penghargaan Kemendes PDTT, Bupati Kepsul: Terima Kasih Pak Menteri

18 November 2022 - 01:58 WIT

2023, DP3A Kepsul Gandeng Polisi Basmi Human Trafficking

16 November 2022 - 02:35 WIT

Trending di Daerah