Menu

Mode Gelap
Pemkab Halbar Keciprat Dana Transfer Rp768 Miliar Tekan Penyalagunaan Medsos, Diskominfo Halbar Gelar Sosialisasi Si Jago Mera Mengamuk, 5 Rumah Warga di Kepsul Hangus Terbakar Selundupkan 250 Botol Miras, ABK Kapal KM Rukun Abadi Diamankan Angota Polres Sula Wakili Bupati/Walikota Se-Malut, Fifian Sampaikan Komitemen Pertahankan Opini WTP

Daerah · 18 Sep 2022 18:58 WIT ·

Serap Aspirasi Masyarakat, Kuntu Daud Gelar Reses di Halmahera Selatan


 Ketua Deprov Kuntu Daud saat foto bersama warga usai kegiatan reses di Desa Tutupa Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halsel, Minggu (18/09/2022) Perbesar

Ketua Deprov Kuntu Daud saat foto bersama warga usai kegiatan reses di Desa Tutupa Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halsel, Minggu (18/09/2022)

HALSEL,Teluknews.com – Kunjungan Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Maluku Utara, Kuntu Daud dalam rengka kegiatan reses di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) disambut baik oleh warga.

Kegiatan reses dalam rengka menyerap aspirasi masyarakat, pada Minggu (18/09/2022), Ketua DPRD melakukan kunjungan di tiga Kecamatan yakni, di Desa Tutupa Kecamatan Bacan Timur Tengah, Desa Wayakuba Kecamatan Bacan Timur Selatan dan Desa Madopolo Kecamatan.

Kuntu saat bertatap muka bersama warga menyatakan, DPRD sebagai mitra pemerintah terus melakukan kolaborasi dalam rangka memdorong percepatan pembangunan infrastruktur, olehnya itu kegiatan reses yang dilakukan saat ini untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam rangka pembangunan yang menjadi tanggujawab pemerintah provinsi.

Suasana warga saat mengahadiri agenda reses ketua DPRD Provinsi Kuntu Daud, Minggu (18/09/2022)

“Kedatangan saya di desa ini untuk memastikan pembangunan yang menjadi tanggujawab pemerintah, sehingga keluh kesah masyarakat saat reses akan ditampung dan disampaikan kepada pemerintah,”ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan Malut ini bahkan menerima keluhan dari masyarakat Kecamatan Bacan Timur Tengah yang menjadi basis atau kapung halman gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK). Warga menyampaikan, bahwa jalan dan jembatan yang menjadi tanggujawab provinsi hingga saat ini tidak pernah di bangun, pemprov hanya memberikan janji tanpa kepastian.

“Ruas jalan dardi Bibinoi hingga Desa Wayatim terdapat beberapa sungai, namun jembatan tidak pernah dibangun, padahal sudah diusulkan, olehnya itu akan saya tanyakan kepada pak gubernur, anggaran SMI yang dialokasikan utuk ruas jalan Wayatim-Wayaua, segera dituntaskan kemudian jembatan dari Bibinoi hingga Wayatim agar segera dibangun, sehingga aktifitas masyarakat disana tidak terganggu,”katanya.

Kuntu mengaku, mendapat banyak keluhan dari masyarakat akibat minimnya perhatian dari pemprov malut, sehingga pemprov kedepan harus membuat skala prioritas dalam menyusun perencanaan pembangunan.

“Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses akan ditampung dan disampaikan kepada instansj teknis untuk ditindaklanjuti,”pungkasnya. (red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rabu Nanti Presiden Jokowi Resmikan Masjid Shaful Khairaat Sofifi

26 September 2022 - 13:13 WIT

Lantik 34 PPK, Saifudin Minta Perketat Pengawasan Proyek

26 September 2022 - 12:23 WIT

Target 50 Persen Tindaklanjut Temuan BPK, Inspektorat Halmahera Barat Gencar Lakukan Sidang TPTGR

22 September 2022 - 14:36 WIT

Pelatihan Dasar CPNS Golongan III dan II Resmi Ditutup

19 September 2022 - 06:33 WIT

27 September Cakades Terpilih di Halmahera Barat Dilantik

16 September 2022 - 22:35 WIT

Berbaur Bersama Masyarakat, Relawan PMI Antusias Sambut HUT Malut ke 23

16 September 2022 - 17:15 WIT

Trending di Daerah